Mengungkap Era Baru Teknologi Informasi: Transformasi Digital di Dunia Kita

 Pendahuluan Teknologi Informasi (TI) telah menjadi kekuatan pendorong utama perubahan di berbagai aspek kehidupan kita. Di era digital ini,...

Tampilkan postingan dengan label UMS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UMS. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Desember 2020

Resume Webinar Masta IMM Universitas Muhammadiyah Surakarta Tahun 2020

Resume Webinar Masta IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Tahun 2020

Kiprah Ikatan Menyongsong Kampus yang Mencerahkan


        Universitas Muhammadiyah Surakarta mengadakan masa ta'aruf atau bisa disingkat MASTA pada tanggal 29 Agustus 2020. Acara ini dilakukan secara daring melalui live via zoom dan live platform youtube yang diikuti oleh kurang lebih tiga ribu mahasiswa baru UMS. Webinar ini dimulai pada pagi hari tepatnya pada pukul 07.30 WIB. Setiap mahasiswa yang mengikuti acara melalui via zoom diwajibkan untuk memakai baju batik berwarna merah dan bawahan berwarna hitam. Peserta juga wajib menyalakan kamera pada via zoom saat acara berlangsung.

        Webinar dimulai dengan pembawa acara yang membacakan tata tertib dan susunan acara. Kemudian acara dibuka dengan pembacaan basmalah bersama lalu dilanjutkan dengan pembacaan lantunan ayat suci Al-Quran pada Surah Ali-Imran ayat ke 102 hingga 104 oleh Immawan Zaki. Setelah itu,acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu mars muhammadiyah sang surya. Kemudian sambutan sambutan yang salah satunya oleh Dr. Sofyan Anif. M. Si. Selaku rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta. Lalu barulah materi disampaikan oleh pembicara yaitu Dra. H. Lendra.

        Adapun materi yang disampaikan oleh Dra. H. Ledra yaitu sebagai berikut. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah atau biasa disingkat IMM dibangun untuk mendidik kader perserikatan muhammadiyah. Muhammadiyah didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan pada tanggal 18 Oktober tahun 1912. Organisasi ini menggerakkan dan menjunjung tinggi agama Allah swt. Muhammadiyah adalah organisasi islam terbesar dalam mencerdaskan anak-anak bangsa. IMM adalah salah satu organisasi otonom di Universitas Muhammadiyah Surakarta. IMM adalah gerakan mahasiswa islam. IMM berkepribadian muhammadiyah dan menjadi eksponen muhammadiyah. Beliau memberi nasehat "hari ini harus lebih baik dari hari kemarin" harus menjadi motto dalam hidup kita. Kemampuan akan lebih baik bermakna jika kita sebarkan ke teman teman lainnya. Beliau juga memberi nasehat bahwa sebagai umat muslim, etika dan perbuatan baik itu harus diperjuangkan. 

        Acara webinar ini berakhir pada siang hari pukul 12.00 dengan diakhiri bacaan penutup majelis dan bacaan hamdalah. Kemudian para Mahasiswa baru yang telah mengikuti acara tersebut diberikan tugas untuk meresume acara webinar imm tersebut.

Rabu, 18 November 2020

Tugas Laporan Kepemimpinan dan Komunikasi Interpersonal Informatika UMS 2020

      Pengalaman Kepemimpinan Pribadi

            Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

            Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan tugas laporan kuliah yang saya terima pada saat kuliah online/daring di informatika universitas muhammadiyah surakarta semester 1. Mata kuliahnya yaitu kepemimpinan dan komunikasi interpersonal. Berikut ini adalah tugas kki yang saya buat.


Nama  : Fahreza Rayhan Yudhistira

NIM     : L200200001

Tugas Seorang Pemimpin

            Nama saya Fahreza Rayhan Yudhistira, biasa dipanggil reza atau fahreza, saya berasal dari Kota Salatiga. Saya lahir pada tanggal 5 desember 2001 di Kota Salatiga. Disini saya akan menceritakan bagaimana pengalaman saya menjadi seorang pemimpin.

            Sebenarnya saya tidak memiliki banyak pengalaman menjadi seorang pemimpin, tapi akan saya ceritakan sedikit pengalaman saya menjadi seorang pemimpin. Dimulai dari saya masih bersekolah di sekolah dasar tepatnya di SD Muhammadiyah (plus) Salatiga. Saya sering menjadi ketua dalam sebuah tugas kelompok dan juga kelompok belajar. Sebagai ketua dalam kegiatan tersebut saya diberi amanah oleh guru untuk mengkoordinasikan kelompok, membagi tugas dalam kelompok, mengarahkan anggota dan juga memantau kerja anggota. Saya juga harus mengingatkan kapan deadline pengumpulan tugas tersebut. Belum lagi ada anggota kelompok yang tidak mau mengerjakan tugasnya atau malas malasan dan menunda nunda tugasnya. Karena itu sebagai ketua saya harus tegas dalam mengarahkan anggotanya. Itulah pengalaman pertama saya menjadi seorang pemimpin.

            Begitu pula pada saat memasuki sekolah menengah pertama, saya juga beberapa kali menjadi ketua dalam tugas kelompok. Dan saat memasuki pendidikan SMA saya memilih untuk mengikuti kegiatan ekstrakulikuler karate. Disana saya dibimbing dan dilatih bela diri karate oleh pelatih dan juga para senior. Hingga saat taun ketiga saya mengikuti ekstrakulikuler tersebut, saya diberi amanah oleh pelatih untuk menjadi wakil ketua dalam ekstrakulikuler tersebut. Sebagai pengurus ekstrakulikuler tersebut saya harus bisa menyeimbangkan antara belajar dan juga kegiatan organisasi. Saat menjadi wakil ketua ekstrakulikuler ini saya diberi tugas untuk mengarahkan anggota, mengurus dokumen ekskul, menggantikan ketua saat ketua tidak hadir, melatih anggota saat pelatih berhalangan untuk hadir, mendata daftar hadir di setiap pertemuan, dan juga mengurus dokumen anggota yang ingin mengikuti perlombaan. Saat saya menjadi pengurus organisasi ini saya harus bersikap tegas dan juga disiplin. Itulah sedikit cerita pengalaman pribadi saya menjadi seorang pemimpin yang pernah saya alami.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.